Makalah Faktor Sosial Dalam Perilaku Konsumen

 

FAKTOR SOSIAL (KELOMPOK, KELUARGA, PERAN DAN STATUS)

DALAM PERILAKU KONSUMEN

 

 



 

Disusun Oleh

Nama             : Siti Nur Hayati

NIM                : 180321100004

  

 

 

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS

JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PERTANIAN

UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA

BANGKALAN

2021





KATA PENGANTAR

Puji syukur penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan hidayah-nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah ini merupakan tugas Mata Kuliah Perilaku Konsumen yang berisi tentang “Faktor Sosial (kelompok, keluarga serta peran dan status) dalam Perilaku Konsumen”. Penulis mengucapkan terimakasih kepada dosen pembimbing mata kuliah Perilaku Konsumen yang telah memberikan tugas untuk menyusun makalah ini, sehingga penulis memiliki kesempatan untuk menambah wawasan dari sumber bacaan yang relevan.

Penulis sangat menyadari dalam penyusunan makalah ini terdapat banyak kesalahan oleh karena itu, sangat diharapkan kritik maupun saran yang membangun untuk makalah selanjutnya, sehingga di kemudian hari dapat menyusun lebih baik lagi. Semoga makalah ini bermafaat bagi kita semua.

                                                                                                               

Bangkalan , 26 Maret 2021

 

Penyusun






BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Konsumen merupakan orang yang sangat penting bagi seorang pengusaha karena mereka  yang dapat mengembangkan sebuah bisnis. Seperti apapun perilaku yang dimiliki oleh seorang konsumen, seorang pengusaha biasanya akan mengalah dan melayani konsumen tersebut dengan baik agar terjadi sebuah proses pembelian yang memuaskan. Pada saat ini pembelian sebuah produk dipengaruhi oleh perilaku konsumen yang saat ini jauh lebih cerdas dan selektif dalam menentukan pilihan. Oleh karena itu, sangat penting sekali bagi perusahaan untuk menjalin hubungan yang baik dengan konsumen serta memahami perilakunya.

Selanjutnya Schiffman dan Kanuk (2000) menyatakan bahwa “perilaku konsumen adalah perilaku yang ditunjukkan oleh konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan menghentikan konsumsi produk, jasa, dan gagasan”. Menurut Setiadi (2003) bahwa “ perilaku konsumen adalah tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk atau jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan menyusuli tindakan ini.” Sedangkan menurut Kotler dan Amstrong (2002) bahwa perilaku konsumen merupakan perilaku pembelian konsumen akhir, baik individu maupun rumah tangga, yang membeli produk untuk konsumsi personal.

Perilaku konsumen dapat memberikan penjelasan tentang apa yang menjadi kebutuhan konsumen, alasan konsumen memutuskan untuk melakukan pembelian, serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi konsumen di dalam membuat keputusan untuk melakukan pembelian. Salah satu faktor yang mempengaruhi konsumen dalam memutuskan melakukan pembelian produk adalah faktor internal terdiri dari (Psikologi dan Pribadi) faktor eksternal terdiri dari (Sosial dan Budaya). Sehingga dalam perilaku konsumen sangat penting untuk dipelajari dalam menjalankan konsep pemasaran suatu perusahaan. Tanpa adanya suatu pemahaman dan pengertian tentang konsumen sasaran, suatu perusahaan tidak dapat dikatakan telah menjadikan konsep pemasaran sebagai pedoman walaupun perusahaan tersebut telah menjalankan fungsi pemasarannya dengan baik.

Setelah mempelajari faktor-faktor internal yang terdiri dari faktor psikologi dan pribadi, perusahaan juga harus mengenal faktor eksternal konsumen yang terdiri faktor sosial dan budaya. Sehingga pada makalah ini akan membahas sedikit tentang faktor eksternal yaitu faktor sosial yang terdiri dari kelompok dan keluarga. Dari faktor sosial yang mempengaruhi konsumen dalam memutuskan melakukan pembelian yang mana terdiri dari : kelompok dan keluarga, dalam hal ini juga dapat mempengaruhi perilaku konsumen.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian pada latar belakang di atas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :

1)    Apa yang dimaksud dengan faktor sosial dalam perilaku konsumen?

2)    Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi sosial konsumen yang mendasari perilaku konsumen sehingga terjadinya suatu pengambilan keputusan konsumen dalam pembelian produk?  

1.3 Tujuan

1)    Mengetahui pengertian dari faktor pribadi dalam perilaku konsumen. 

2) Mengetahui dan memahami faktor-faktor yang mempengaruhi psikologi konsumen yang mendasari perilaku konsumen.





BAB II PEMBAHASAN

2.1 Faktor Sosial

setiap konsumen tidak bisa dipungkiri bahwa ketika mmbel suatu produk seseorang yang tinggal dalam suatu wilayah, ma orang tersebut harus menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya. Lingkungan sosial berpengaruh positif terhadap tindakan pembelian. contoh dari faktor ini adalah gaya hidup orang kaya cenderung suka ditiru oleh golongan masyarakat lainnya. 

Menurut Kotler dan Keller (2008: 170) menyatakan bahwa kelompok refensi (reference group) seseorang adalah semua kelompok yang mempunyai pengaruh langsung (tatap muka) atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku orang tersebut. Kelompok yang mempunyai pengaruh langsung disebut kelompok keanggotaan (membership group). Beberapa dari kelompok ini merupakan kelompok primer (primry group) dengan siapa orang berinteraksi dengan apa adanya secara terus menerus dan tidak resmi, seperti keluarga, teman tetangga dan rekan kerja. Masyarakat juga menjadi kelompok sekunder seperti agama, profesional dan kelompok persatuan pedagangan yang cenderung lebih resmi dan memerlukan interaksi yang kurang berkelanjutan. 

Kelas sosial mempunyai beberapa karakteristik, antara lain : 
  1. Orang-orang dalam setiap kelas sosial cenderung mempunyai perilaki yang serupa dibanding orang-orang yang berasal dari dua kelas sosial yang berbeda.
  2. Seseorang dipandang mempunyia pekerjaan yang rendah atau tinggi sesuai dengan kelas sosialnya. 
  3. Kelas sosial seseorang dinyatakan dengan beberapa variable seperti jabatan, pendapatan, kekayaan, pendidikan, dan orientasi terhadap nilai dari pada hanya berdasarkan sebuah variabel. 
  4. Seseorang mampu berpindah dari satu kelas sosial ke kelas sosial lainnya, naik atau turun selam hidupnya.  

2.2 Faktor-faktor Sosial Konsumen

Perilaku seorang konsumen yang dipengaruhi oleh faktor-faktor sosial seperti perilaku kelompok acuan (kelompok referensi), kelompok aspirasional (aspirational group), keluarga, serta peran dan status sosial dari konsumen.

a.    Kelompok Acuan (Kelompok Referensi)

Banyak kelompok mempengaruhi perilaku seseorang. Kelompok acuan seseorang terdiri dari semua kelompok yang mempunyai pengaruh langsung (tatap muka) atau pengaruh tidak langsung terhadap sikap atau perilaku seseorang. Kelompok-kelompok yang mempunyai pengaruh langsung terhadap seseorang disebut kelompok keanggotaan (membership groups). Ini merupakan kelompok di mana orang tersebut ikut serta dan berinteraksi. Sebagian merupakan kelompok primer, seperti keluarga, teman, tetangga, dan rekan kerja, yang mana orang tersebut secara terus menerus berinteraksi dengan mereka. Kelompok primer cenderung bersifat informal. Seseorang juga termasuk dalam kelompok sekunder, seperti kelompok religius, kelompok profesi. Kelompok asosiasi perdagangan, yang cenderung bersifat lebih formal dan mempunyai interaksi yang tidak begitu rutin.

b.    Kelompok Aspirasional

Kelompok aspirasi (aspirational reference group) adalah kelompok referensi yang mana konsumen ingin bergabung atau menjadi serupa. Kelompok aspirasional (aspirational group) adalah kelompok yang ingin diikuti oleh orang itu. Kelompok disosiatif (dissociative group) adalah kelompok yang nilai dan perilakunya ditolak oleh orang tersebut. Kelompok-kelompok ini menunjukkan keinginan untuk mengadopsi norma-norma, nilai-nilai, dan perilaku orang lain yang menjadi aspirasi mereka. Sebagai contoh, banyak perusahaan menggunakan atlet sebagai juru bicara dan ini mewakili apa yang diinginkan banyak konsumen.

c.    Keluarga

Setiap anggota keluarga memiliki selera dan keinginan yang berbeda. Oleh karena itu, perusahaan dalam mengidentifikasikan perilaku konsumen harus mengetahui siapa perlu, pengambil inisiatif, pembeli atau siapa yang memengaruhi keputusan untuk membeli dengan mengetahui peranan dari masing-masing anggota keluarga, maka perusahaan dapat menyusun program-program pemasaran dengan lebih baik dan terarah. Keluarga digunakan menggambarkan berbagai macam bentuk rumah tangga. Keluarga merupakan suatu organisasi pembelian konsumen yang paling penting dalam masyarakat.

Macam-macam bentuk keluarga tersebut adalah:

  • Keluarga Inti (Nuclear Family): merupakan lingkup keluarga yang meliputi ibu, ayah dan anak-anak yang hidup bersama. sehingga dari orang tua, seseorang mendapatkan orientasi terhadap agama, politik, dan ekonomi serta rasa ambisi pribadi,harga diri, dan cinta. Bahkan jika pembeli tidak lagi banyak berinteraksi dengan orang tua mereka, pengaruh orang tua terhadap perilaku mereka bisa sangat besar.
  • Keluarga Besar (Extended Family): yaitu keluarga inti ditambah dengan orang-orang yang mempunyai ikatan saudara dengan keluarga tersebut seperti kakak, paman, bibi dan menantu. Pengaruh yang lebih langsung terhadap perilaku pembelian setiap hari adalah pasangan dan anak-anak.

d.    Peran dan Status Sosial

Dari peran dan status orang berpartisipasi dalam banyak kelompok keluarga, klub, organisasi. Kelompok sering menjadi sumber informasi penting dan membantu mendefinisikan norma perilaku. Kita dapat mendefinisikan posisi seseorang dalam tiap kelompok dimana ia menjadi anggota berdasarkan peran dan status. Peran (role) terdiri dari kegiatan yang diharapkan dapat dilakukan seseorang. Setiap peran menyandang status, orang memilih produk yang mencerminkan dan mengkomunikasikan peran mereka serta status aktual atau status yang diinginkan dalam masyarakat. 





BAB III PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Konsumen sebelum melakukan pengambilan keputusan terhadap pembelian suatu barang, para konsumen memikirkan beberapa tindakan yang merupakan suatu respon terhadap barang produksi. Hal ini disebut sebagai perilaku konsumen yang merupakan suatu proses yang berkaitan erat dengan proses pembelian, pada saat itu konsumen melakukan aktifitas-aktifitas seperti melakukan pencarian, penelitian, dan pengevaluasian produk. Timbulnya perilaku konsumen disebabkan dari berbagai faktor internal dan eksternal, hal yang paling mempengaruhi konsumen pada faktor eksternalnya yaitu dari segi sosial. Faktor sosial sendiri dilihat dari Kelompok yang terdiri dari dua kelompok yaitu kelompok acuan (kelompok referensi), Kelompok aspirasional (aspirational group); keluarga yang terdiri keluarga inti dan keluarga besar;  serta adanya peran dan status konsumen. Dari faktor tersebut konsumen memiliki berbagai macam perilaku yang mana mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Sehingga perusahaan harus benar-benar memahami faktor sosial dalam perilaku konsumen.

3.2 Saran

Perusahaan jika ingin mengenali faktor sosial konsumen seharusnya memperbanyak interaksi secara kelompok terhadap konsumen atau melihat kondisi pasar secara langsung, menganalisis permasalahan yang ada pada produk untuk menarik minat konsumen terhadap pembelian suatu barang, sehingga dapat diketahui apa yang perlu dievaluasi untuk kedepannya. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Faktor Pribadi dalam Perilaku Konsumen

Wisata Patung Budha Tidur II Trowulan Mojokerto