Faktor Sosial Dalam Perilaku Konsumen
Faktor
sosial dalam konsep bisnis merupakan keadaan sosial konsumen yang dapat
mempengaruhi keputusan konsumen dalam melakukan pembelian produk atau jasa.
Menurut kotler (2002: 187) faktor-faktor sosial adalah meliputi kelompok acuan,
keluarga, serta peran dan status sosial konsumen. Faktor social diukur berdasarkan
indikator kelompok keanggotaan dan orientasi keluarga.
Kelompok
Menurut
kotler (2005:206) kelompok acuan merupakan kelompok yang memiliki pengaruh langsung
atau tidak langsung terhadap sikap atau perilaku seseorang yang memiliki
potensi untuk pembentukan sikap atau perilaku individu. Kelompok yang memiliki
pengaruh langsung disebut kelompok keanggotaan sedangkan kelompok yang memiliki
pengaruh tidak langsung disebut kelompok aspirasional.
Bentuk kelompok
- Primary group yaitu beberapa dari kelompok ini merupakan kelompok primer (primary group) dengan siapa orang berinteraksi dengan apa adanya secara terus menerus dan tidak resmi, seperti keluarga, teman tetangga, dan rekan kerja.
- Secondary group yaitu masyarakatnya yang menjadi kelompok sekunder (secondary group), seperti agama, profesional dan kelompok persatuan perdagangan yang cenderung lebih resmi dan memerlukan interaksi yang kurang berkelanjutan.
Contoh: seorang wanita yang berada di sebuah kelompok pertemanan yang suka membicarakan brand produk tertentu dengan membandingkan produk a lebih baik dari produk b maka dia akan Cenderung lebih memilih untuk membeli produk a. Hal ini karena pengaruh kelompok pertemanan.
Keluarga
Secara ilmiah keluarga dapat diartikan sebagai sekelompok yang terdiri dari dua orang atau lebih individu yang berhubungan darah, pernikahan atau adopsi yang tinggal bedampingan. Keluarga merupakan unit terkecil yang perilakunya sangat mempengaruhi dan menentukan dalam pengambilan keputusan dalam membeli. Keluarga menjadi acuan primer yang paling berpengaruh bahkan ketika pembeli tidak lagi berinteraksi dengan keluarganya, pengaruh keluarga terhadap perilaku pembeli dapat tetap signifikan (kotler, 2005:209)
Peranan konsumen dalam keuarga :
- Influencer (pemberi pengaruh), adalah anggota keluarga yang memberikan informasi pada anggota keluarga lain mengenai suatu produk atau jasa.
- Gate keeper (penjaga pintu), adalah anggota keluarga yang melakukan pencarian informasi dan mengontrol aliran informasi yang tersedia untuk kelompok, dalam konteks organisasi gatekeeper mengidentifikasi kemungkinan vendor dan produk untuk seluruh kelompok untuk dipertimbangkan.
- Decider (pengambil keputusan), adalah anggota keluarga dengan wewenang untuk menentukan secara sepihak atau bersama-sama untuk keputusan berbelanja, membeli, memakai, atau tidak lagi menggunakan produk atau jasa tertentu.
- Buyer (pembeli), adalah anggota keluarga yang secara actual melakukan pembelian.
- User (pemakai), adalah anggota keluarga menggunakan produk atau jasa tersebut.
Contoh: pembelian produk satu paket keluarga seperti
baju dan makanan hal itu berpengaruh terhadap jumlah pembelian produk. Karena
dalam pembelian tersebut melibatkan seluruh anggota keluarga.
Komentar
Posting Komentar