Awal Langkah Ku Menuju Dunia Perkuliahan
Awal Langkah Ku Menuju Dunia Perkuliahan
Pada
saat kelas 12 Aliyah saya bingung menentukan kemana saya setelah lulus Aliyah.
Karena pada saat itu labilnya anak SMA antara kerja apa lanjut kuliah. Karena
biaya kuliah pun sangat mahal belum juga biaya hidup. Pada saat itu lah pihak
wali kelas dan guru bimbingan konseling memberikan motivasi kepada kita untuk
masuk ke perguruan tinggi negeri. Pada sat itu lah saya yakin ingin melanjutkan
diperguruan tinggi negri. Kedua orangtuaku mendukung jika aku daftar kuliah dan
mempunyai niat untuk melanjutkan. Tetapi ayah ku tidak meyetujui kuliah di
universitas yang jauh dari pantauan orangtua, ayah menyuruh daftar di
unversitas yang ada di kabupaten Jombang. Disamping itu aku tidak ada keinginan
untuk daftar kesana,karena di kabupaten Jombang kebanyakan universitas swasta
dan aku ingin di universitas lain yang sesuai dengan keinginanku dan disamping
itu aku juga ingin merasakan didaerah orang. Ayah tetap dengan pendiriannya
yang melarang aku untuk kuliah diluar kabupaten Jombang, tapi aku tetap
berusaha merayu ayah. Akhirnya aku diizinkan daftar di universitas lain, itu
pun ditentukan.
Ketika pendaftaran melalui jalur
SNMPTN telah dibuka aku pun ditanya guru BK ingin masuk PTN di universitas
mana, aku mulai bingung karena ingat dengan persyaratan ayah. Ketika
detik-detik penutupan pendaftaran PTN
melalui jalur SNMPTN akhirnya aku berubah pikiran dengan menuruti kata
hatiku yang berkeinginan mendaftarkan diri ke UTM dengan prodi Agribisnis.
Mengapa aku memilih universitas UTM dengan prodi tersebut? Karena dari dulu
sejak awal kelas 11 aliyah aku berkeinginan melanjutkan ke UTM dan aku mengenal
prodi agribisnis dari seorang teman dan penngalaman dari ayah meskipun ayah
bukan petani, disitulah aku berkeinginan dan berniat untuk masuk ke universitas
tersebut. Hari demi hari ku lewati dan ku ikuti semua rangkaian ujian hingga UN
terlaksana. Akhirnya detik-detik menjelang pengumuman aku pun mulai takut
dengan hasil pengumuman yang telah ku tunggu. Sore itu aku melihat hasil penngumuman melalui website jalur SNMPTN dan Alhamdulillah hasilnya positif keterima di PTN
yang telah aku pilih, antara percaya dan tidak aku memberi kabar bahagia
tersbut kepada orang tua ku dan ketika itu pula ayahku terkejut melihat
pengumuman tersebut. Dengan tegas ayah mengatakan “siap apa tidak menjalankan
kehidupan di daerah orang tanpa pantauan ayah ibu”. Aku pun menjawab “siap
ayah”. Ayah pun demikian dengan rela mengatakan “ya sudah lanjutkan langkahmu”.
Ibu pun juga demikian tidak menyangka dengan hasil pengumuman itu.
Ketika itu aku pun menjalankan
prosesku mulai dari verifikasi tanpa diantar ayah melainkan ikut bersama dulur
KUMBANG dimana mereka siap membantu kita yang baru memasuki proses masuk dunia
perkuliahan disitu kami semua dibimbing teknik transportasi yang bisa ditempuh hingga
sampai di Madura dan kita juga ditampung oleh dulur kumbang tanpa membayar
tempat penginapan, setelah verifikasi telah usai aku pun menunggu tanggal kapan
terlakasananya dafar ulang pada saat itu pula aku mulai memberanikan diri untuk
pergi ke Madura dengan 2 temenku tanpa bantuan dulur kumbang tetapi kita masih
dipantau bahkan dijemput di pelabuhan hingga disediakannya tempat menginap.
Akhirnya semua proses aku jalankan tinggal menunggu masa dimana aku mengikuti
rentetan acara OSPEK.
Bulan agustus pun tiba dimana pada
saat itu aku pertama kali diantar menuju tempat perantauanku yang saat ini ku
berpijak. Ketika pertama kali aku memasuki area universitas dengan beribu ribu
mahasiswa yang hadir untuk menjalankan ospek pertama hingga akhir, begitu juga
dengan aku telah mengikuti ospek universitas 5 hari, ospek fakultas 3 hari dan
pada akhirnya aku bertemu dengan teman-teman seprodi dengan acara GEMPITA.
Setelah aku mengikuti semua acara yang diadakan hingga selesai. Ketika awal
pertama aku memasuki hari pertama kuliah ku dengan hati yang senang telah
memasuki kelas dimana suasana sangatlah berbeda. Disitu lah awal ku mengenal
bagaimana dengan dunia perkuliahan prodi agribisnis, pertama aku tidak begitu
paham dengan prodi agribisnis yang aku tau hanya bidang bisnis didunia
pertanian. Ternyata diprodi tersebut banyak yang dipelajari. Disini aku
menjalankannya dengan penuh semangat karena aku ingat bagaimana orang tua
melepaskan ku demi menempuh dunia baru ku yaitu dunia perkuliahan.
Komentar
Posting Komentar